Senin, 29 April 2019

Jenis - Jenis Foto


Zooming


Panning


Bulb

Potrait 1 HI


Potrait 2 HI



Landscape 1
Freeze


Landscape 2


Framming

Minggu, 24 Maret 2019

KOMPOSISI SPEED , DIAFRAGMA, DAN DEPTH OF FIELD


Speed rendah, rana akan terbuka lebih lama cahaya yang masuk lebih banyak.



Depth of Field, rentang jarak yang dimiliki subjek foto untuk menghasilkan variasi ketajaman atau fokus pada foto yang dihasilkan.


Diafragma besar, semakin besar angka diafragma berarti semakin kecil lubang lensa untuk dilewati cahaya.


Diafragma kecil, semakin kecil angka diafragma berarti semakin besar lubang lensa untuk dilewati cahaya.


Speed tinggi, rana terbuka sangat cepat sehingga cahaya yang masuk ke sensor akan lebih sedikit.


Sabtu, 16 Maret 2019

KOMPOSISI FOTOGRAFI




Foreground,  segala sesuatu yang menjadi latar depan dari objek



Background, segala sesuatu yang menjadi latar belakang objek



Noseroom, terkesan melihat



Fokus, objek terlihat jelas, tajam dari bentuk tampilannya



Speed, objek dapat bergerak





























































Kamis, 21 Februari 2019

TAHAPAN MEMOTRET DAN SUDUT PENGAMBILAN GAMBAR

Talent : Philips Apbriliant
High Angle, pandangan tinggi. Artinya, pemotret berada pada posisi yang lebih tinggi dari objek foto.

Talent : Philips Apbriliant
Low Angle, pemotretan dilakukan dari bawah. Sudut pemotretan yang dimana objek lebih tinggi dari posisi kamera.

Objek : Air Mineral
Frog Eye, pandangan sebatas mata katak. Artinya, kamera berada di bawah, hampir sejajar dengan tanah dan tidak diarahkan ke atas, tetapi mendatar dan dilakukan sambil tiarap ( jongkok ).

Objek : Anggrek 
Extreme Shot, pengambilan gambar yang sangat dekat sekali dengan objek.

Talent : Philips Apbriliant
Full Shot, pengambilan gambar dari atas kepala hingga kaki.

Minggu, 11 Maret 2018

Tugas Sistem Politik Indonesia Minggu Ke-5 Perkuliahan

Eksplor Pandangan Marketing Politik
Marketing Politik adalah suatu kebijakan komunikasi untuk memasarkan produk yang akan ditawarkan, harga yang akan dikeluarkan, kandidat politik dan kemampuannya dalam berkomunikasi  dengan seseorang politik menggunakan model teknik pemasaran komersial untuk mewakili seperangkat metode digunakan oleh organisasi-organisasi politik untuk mencapai suatu tujuan dalam program politik.
Contoh : Pemilihan Pilkada Kemenangan Jokowi-Ahok putaran pertama Pilkada DKI jakarta adalah kemenangan marketing politik karena berhasil membentuk sebagai makna politis dalam pemikiran para pemilih, menjadi orientasi perilaku yang akan mengarahkan pemilih untuk memilih kontestan tertentu. Berbeda sekali dengan Jokowi-Ahok yang relatif lebih sedikit vote-nya lewat poster, spanduk dan baliho yang terpasang sudut-sudut kota Metropolitan. Untuk Pilkada putaran kedua Jokowi-Ahok akan dihadapkan dengan kondisi-kondisi sulit dari rival. Mampukah Jokowi-Ahok melewati masa-masa sulit seperti isu agama, etnis dan suku ( SARA )? Ahok beragama Kristen dan etnis Tionghoa, akan dijadikan oleh rivalnya sebagai kampanye hitam. Isu SARA untuk 20 tahun yang lalu itu bisa, namun untuk zaman sekarang, justru berbahaya memainkan Isu SARA justru akan mempertinggi kejatuhan yang memainkan isu SARA. Jakarta relatif lebih rasional dan cerdas, pemimpin yang punya kapasitas, narasi dan visioner akan memperkuat imunitas dan virus SARA. Pertarungan Foke-Jokowi pada pilkada utaran kedua mencerminkan politik Indonesia yang sesungguhnya menjadi inspirasi baru Pilkada di daerah.


Politik Multikultural adalah sebuah ideologi untuk menjelaskan pandangan seseorang tentang ragam kehidupan di dunia menyangkut nilai-nilai, sistem, budaya, kebiasaan dengan cara mendapatkan hak dan status politik dan kebijakan sosial untuk memanusiakan manusia dalam ruang lingkup bernegara.
Contoh : Bali memang dikenal sebagai wilayah Indonesia dengan umat Hindu yang ada di  Indonesia meskipun mayoritas penduduk di Indonesia sebagian besar adalah Muslim. Toleransi kehidupan beragama yang ada di Pulau Dewata ini memang sudah terjadi bahkan sudah berlangsung selama berabad-abad. Hal inilah yang membuat pondasi kultural yang ada di Bali memang sangat kuat dan tidak mudah terpecah belah, selama ini tidak pernah terjadi masalah mengenai hubungan antar umat agama yang ada di Bali. Baik itu umat Hindu, Islam, dan agama lainnya. Satu sama lainnya saling berbaur dengan kondisi budaya dan masyarakat setempat. Oleh karena itulah, lembaga-lembaga adat yang ada di Pulau Bali ini juga tumbuh dan hidup di dalam kalangan umat Islam yang ada di Bali. Bahkan rasa toleransi umat beragama di Bali diuji saat terjadinya letusan gunung berapi tahun 2017 dan umat Islam lah yang berpartisipasi untuk membantu korban bencana letusan Gunung Agung.


Sumber :
https://teorimp.wordpress.com
https://materiips.com/contoh-masyarakat-multikultural
https://www.kompasiana.com